Selasa, 22 Juli 2014

PUPUK ORGANIK TANPA BAKTERI


Bahan:  -          Dedaunan , jerami, dan sebagainya (dicacah)
-          Ragi tape
-          Bekatul
-          Air secukupnya
-          Gamping yang sudah mati secukupnya
Alat:     -          Plastik penutup
-          Ember

Cara membuat:
-          Tumbuklah ragi tape hingga halus.
-          Campurkan ragi halus tersebut  dengan bekatul.
-          Campurkan dedaunan, jerami, campuran ragi dan gamping dengan air secukupnya. Aduk rata.
-          Buatkan bedengan, letakkan pupuk di dalamnya, lalu ditutupi plastik.
-          Biarkan selama 1 – 2 minggu.
-          Angin-anginkan pupuk sebelum digunakan.


MEMASAK DENGAN PROTEINA

MEMASAK DENGAN PROTEINA

            Proteina merupakan daging nabati instan yang dijual dalam kemasan plastik ukuran 250 gram. Proteina ini sangat mudah ditemukan di pasar, toko bahan makanan dan swalayan dengan kemasan plastik warna kuning. Ada tiga pilihan bentuk proteina, yaitu cincangan (untuk membuat daging nabati cacah), potongan (untuk membuat bakso, sate, dan lain-lain) dan irisan (untuk membuat empal, steik nabati, dan lain-lain).
            Proteina dibuat dari sari kacang kedelai yang diolah menjadi bahan makanan nabati (pengganti daging hewani) kering. Karena kandungan proteinnya 4 kali lebih banyak dari pada protein hewani serta bebas lemak jenuh dan kolesterol, proteina sering disamakan dengan gluten sebagai makanan sehat masa depan. Kandungan gizi proteina dapat dibaca langsung pada kemasannya. Berikut disajikan informasi nilai gizi dalam 100 gr protreina:
Nutrisi
Kadar
Energi
Lemak
Protein
Karbohidrat
Natrium
360 kkal
2 gr
51 gr
34 gr
9 mg

Sementara itu, kadar gizi dalam 100 gr kedelai sebagai bahan baku pembuatan proteina ditunjukkan dalam tabel dibawah ini:
Jenis gizi
Kandungan gizi
Kalori
Protein
Lemak
Karbohidrat
Kalsium
Fosfor
Besi
Vitamin B1
Vitamin B2
Niasin
Kolesterol
Asam lemak
44 kal
3,6 gr
2 gr
2,9 gr
15 mg
59 mg
1,2 mg
0,03 mg
0,02 mg
0,5 mg
0
40-48 mg

Dari kedua tabel nilai gizi di atas, dapat dengan jelas kita perhatikan bahwa kandungan protein dalam proteina jauh lebih besar daripada dalam kedelai. Berikut adalah cara mengolah proteina menjadi bahan baku sate nabati:

Proteina Siap Olah/Proteina Basah
  1. Rendam proteina dalam air secukupnya sampai mengembang menjadi 2 kali ukuran semula, kira-kira selama 10-15 menit.
  2. Remas-remas dan peras proteina sampai airnya menjadi keruh.
  3. Cuci proteina dan peras airnya.
  4. Proteina siap digunakan untuk membuat sate.
Bagi yang ingin menambahkan rasa pada Proteina, dapat pula Anda ikuti resep berikut:

  1. Proteina direndam selama beberapa menit dalam air sampai mengembang
  2. Remas-remas Proteina dan buang airnya. Peras dan cuci kembali.
  3. Peras Proteina sampai agak kering.
  4. Bubuhi Proteina dengan sedikit penyedap rasa atau tepung bumbu. Remas remas sampai tepung bumbu membalut seluruh Proteina.
  5. Diamkan sesaat untuk selanjutnya diolah menjadi sate.

Sate Jamur Kecap

Bahan:             10 bh jamur kancing, belah 2
                        10 bh jamur kuping, potong jari 2
                        2 sdm kecap manis
                        2 sdm saus penyedap
                        1 sdm gula merah, sisir
                        1 sdm margarin untuk menumis
Tusuk sate secukupnya
Haluskan:        6 btr bawang merah
                        4 siung bawang putih
                        Garam secukupnya
Cara membuat:
-          Tumis bumbu halus dengan margarin sampai harum.
-          Masukkan jamur, kecap manis, saus penyedap dan gula merah. Aduk rata.
-          Masak sampai bumbu meresap. Angkat.
-          Tusuk jamur kancing berselang seling dengan jamur kuping.
-          Bakar sate sebentar sampai aromanya wangi.

-          Sajikan.